Sayuran Organik Hasil Kebun Siswa Al Madinah
Ada perbincangan kecil antara siswa yang sedang “berdagang” dengan salah seorang pembeli di kesempatan Students’Entrepreneurship Day.“Cesim ini berapa, nak?” tanya pembeli. “Limabelas ribu, bu”. Jawab siswa. “Hah, mahal amat...! Hampir 4x lipat
harga di pasar!”Teriak si ibu terkaget-kaget. “Iya,bu.Ini cesim 100% organic.” Jelas si “pedagang” dengan percaya diri. Nampak ada gurat kebingungan di raut wajah si ibu, tapi sepertinya gengsi untuk bertanya lebih jauh.Kemudian berlalu begitu saja tanpa kata. Rupanya perlu edukasi bagi masyarakat (pembeli) menyangkut hal ikhwal sayuran organik ini. Apa yang membedakan sayuran organik dengan sayuran
biasa? Walaupun harganya relatif “mahal”, mengapa semakin banyak supermarket yang menjual sayuran dengan label organik?
Students’ Entrepreneurship Day merupakan ujung dari rangkaian kegiatan dalam rangka pelaksanaan Program Pengembangan Kecakapan Hidup dan Kewirausahaan di SIT Al-Madinah.Tujuan dari kegiatan ini adalah agar “Peserta didik trampil memasarkan produk (pertan ian, perikanan dan peternakan) dengan media sederhana dalam lingkup sekolah”. Dalam program ini, khusus untuk SMA kelas X melaksanakan kegiatan agriculture (pertanian) yang kebetulan mengambil tema “Sayuran Organik*. Gambar Kiri di atas:Sayuran Ceisin Organik Gambar Kanan di atas memperlihatkan siswa sedang membuat Pestisida Nabati (Pestisida yang Ramah Lingkungan) terbuat dari gerusan bawang putih dan yangdicampurkan dengan sabun cair (bukan detergent). Selain itu,siswa juga membuat POC (Pupuk Organik Cair) dengan komposisi bahan sebagai berikut: buah nanas yang matang, molase, ragi, terasi air sumur. Campuran dengan perlakuan dan takaran tertentu
untuk masing-masing bahan difermentasikan selama 7 hari. Sayuran organik adalah sayur yang ditumbuhkan tanpa menggunakan pupuk kimia sintetis, pestisida sintetis, dan herbisida sintetis. Sayuran organik tidak lagi menggunakan pupuk seperti seperti Urea,TSP,KCI,
dll. Tetapi menggunakan pupuk alami yang berasal dari kompos, seperti POC (Pupuk Organik Cair) dan pestisida yang dibuat dari bahan-bahan alami,seperti pestisida nabati yang ramah lingkungan. Sayuran organik jauh lebih mahal tiga sampai empat kali lipat dibanding sayuran biasa.Tentunya hal ini beralasan, karena sayuran organik membutuhkan usaha yang lebih besar dan waktu yang lebih lama
untuk tumbuh.Sayuran organik juga ditumbuhkan Secara khusus dengan jumlah produksi yang sangat terbatas serta benar-benar terjaga sifat
alaminya dengan perlakuan yang khusus pula.Sayuran organik mempunyai mutu yang tinggi dan bergizi. Sayuran organik memiliki 50% lebih banyak antioksidan dibandingkan sayuran biasa. Sayuran jenis ini tidak akan mengakibatkan penyakit berbahaya karena mampu menurunkan resiko penyakit kanker dan jantung.( - YR - ) IF BETTER IS POSSIBLE,GOOD IS NOT ENOUGH

Facebook Comments