BERITA TERBARUTK

 Kearifan lokal dan Keajaiban Sampah Al_Madinah

Cibinong, Al-Madinah 15 – 02 – 2024

Budaya Sunda adalah budaya yang tumbuh dan hidup dalam masyarakat Sunda salah satunya di daerah Bogor, namun kearifan lokal dalam berbahasa daerah Sunda sekalipun dalam kehidupan seharian sudah mulai pudar.  Oleh karena itu TK.IT Al-Madinah mengarifkan budaya Sunda yang khusus digelar pada hari Rabu, tanggal 31 Januari 2024, yang dihadiri beberapa tamu undangan beserta orangtua murid TK.IT Al-Madinah.

Tidak hanya pagelaran budaya Sunda, TK-IT Al-Madinah membuat pameran hasil karya dari sampah yang merupakan implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pembelajaran lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar. Berbagai karya seni dibuat yang berasal dari bebrabagi barang bekas menjadi karya seni yang bermanfaat.

Bazar makanan tradisional yang tidak kalah menjadi daya tarik pengunjung yang penasaran apa saja makanan yang dijual di stand bazar yang diselenggarakan oleh korlas beserta orang tua murid TK.IT Al-Madinah, hasil penjualan yang dikumpulkan sepenuhnya untuk acara amal di bulan Ramadhan, Masya Allah.

Mapag Kapala Sakola serta penampilan dari guru-guru TK.IT Al-Madinah  menjadi pembuka dalam acara pagelaran budaya Sunda. Acara yg ditunggu-tunggu oleh orang tua murid yang hadir untuk melihat penampilan putera-puterinya. Keseruan sudah sangat terlihat ketika anak-berkumpul disatu kelas untuk persiapan penampilah, riuh dan kecerian anak-anak terlihat dengan saling memamerkan pakaian yang mereka kenakan serta riasan yang mungkin belum pernah dipakai sebelumnya oleh anak-anak.

Penampilan anak-anak yang membawakan tarian budaya Sunda seperti dogdoglojor, manuk dadali, tari meong, mojang priayangan dan tari kelinci. Liuk-liuk lincah dan keluwesan mereka tampil di depan banyak orang perlu diapresiasi.

Tidak hanya tarian, menyanyi lagu daerah seperti boneka abdi, cingcangkeling dan tokecang mereka nyanyikan penuh semangat dengan gerak lambai jaipong meliuk sederhana kaku namun tetap menggemaskan. Penampilan Kaulinan yang dimedley dalam bentuk lagu dan gerak pun tak kalah seru, kaulinan yang hampir hilang seperti permainan congklak, paciwit-ciwit ucing, oray-orayan, cing jongkok dan masih banyak lagi. Permainan Sunda memiliki nilai yang kolektif, karena pelaksanaannya selalu melibatkan banyak orang. Selain untuk hiburan, permainan Sunda berhubungan dengan aspek sosial, pendidikan, dan kreativitas motorik.

Pagelaran berjalan dengan lancar dan sangat menghibur, beberapa orangtua murid memberikan suara bertestimoni agar acara ini diadakan setiap tahunnya, harus dipertahankan dan semoga kedepannya lebih seru.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengunjung Website Al-Madinah
  • Today's visitors: 23
  • Today's page views: : 36
  • Total visitors : 11,892
  • Total page views: 20,787